Gelar Reses, Budi Leksono Anggota DPRD Kota Surabaya Dapat Keluhan Klasik
Lintas Surabaya, Surabaya – Untuk menjaring aspirasi masyarakat Budi Leksono,SH, anggota DPRD Kota Surabaya, Komisi A dari Fraksi PDIP menggelar reses pertama sidang ke V dari masa sidang ke dua tahun anggaran 2024, hari Jumat 19 Januari 2024.
Reses kali ini di gelar di RW 01, Polak Surabaya, Anggota dewan yang akrab di pangil Buleks ini mendapat berapa keluhan klasik dari masyarakat mengenai infrastruktur, paving jalan, PJU, kesehatan dan pendidikan.
Setelah selesai kegiatan reses Budi Leksono yang juga Sekertaris komisi A DPRD Kota Surabaya pada media menyampaikan, reses ini yang kelima di periode terakhir kami menyapa warga di kolap RW 1, jadi di sini di hadiri Bu RW dan Pak RT. Dan mendapat keluhan permasalahan – Permasalahan masih klasik yang ada di sini.
“Jadi mengenai infrastruktur ini berharap paving di pasar dan PJU yaitu warga berharap dan ini usulan sudah masuk mudah-mudahan dari pemerintah kota bisa mengeksekusi,” ungkap Buleks, Jumat (19/01/24).

Lanjut Buleks, yang kedua itu ada usulan CCTV, ini InsyaAllah kalau mungkin dari programnya Pemerintah Kota tidak ada, kami akan berusaha swadaya dengan masyarakat. Tapi mudah-mudahan yang kami sampaikan usulan ini tentunya sebagai catatan untuk Pemerintah Kota di mana masuk program Musbangkel. Karena yang di sampaikan sangat rawan pencurian.
“Jadi memang ada skala prioritas masyarakat ini yang bener-bener butuh CCTV dengan kondisi kampung yang majemuk. Jadi tidak semua warga masyarakatnya itu mampu sehingga berusaha menyampaikan di saat reses,” terang Buleks.
Buleks nenuturkan, jaminan kesehatan ini ya jadi kalau ada yang sakit ini masih ada seolah-olah ada perbedaan antara BPJS yang pasien umum, mandiri atau yang namanya BPJS PBI.
“Ini sudah saya klarifikasi di BPJS Kesehatan itu sama tidak ada perbedaan. InsyaAllah saya akan mengawal isu-isu embusan dari masyarakat yang mengatakan bahwa ada suatu perbedaan,” tuturnya.

Buleks juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan termasuk permasalahan-permasalahan oleh kesehatan terus infrastruktur.
Lanjut Buleks, keluhan pendidikan masih klasik juga ya Karena SMA ini warga masyarakat walaupun ada kampung Pemuda Tangguh ini tidak semua ada yang terkafer, hampir tidak terkafer di RW 1 ini dan ini kampungnya bisa dilihat.
“Berharap bahwa besok ada program-program untuk SMA ini bagi warga yang tidak mampu, tidak tahu caranya gimana ini ada jaminan mendapatkan hak yang sama dalam hal pendidikan ini warga masyarakat harus bisa tuntas. Jangan sampai dengan biaya yang besar warga masyarakat ini tidak ada solusi tidak ada bantuan dari Pemerintah Kota,” jelasnya.
Buleks mengatakan Ini poin-poin pada siang hari ini hasil pertemuan reses kami mudah – mudahan kami akan terus berusaha apa yang menjadi harapan masyarakat, saya hadir di masyarakat tentunya berharap masyarakat ini ada sebuah kepastian dan InsyaAllah ini menjadi catatan kami.
“Kalau pun ini tidak bisa saya akan berusaha dengan semampu saya sebagai anggota DPRD, jangan sampai kita hadir di masyarakat hanya sebuah ceremony atau janji-janji tapi Insya Allah saya akan berusaha yang terbaik,” pungkasnya. (S nto)