Mojokerto, Lintas Surabaya — Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penguatan rehabilitasi dan kemandirian pascarehab, Rumah Rehab Merah Putih di Mojokerto menghadirkan program pembinaan keterampilan bagi pasien rehabilitasi.
Program tersebut difokuskan pada pelatihan menanam sayur-mayur dan budidaya ikan lele, yang dilaksanakan langsung di lingkungan rumah rehabilitasi. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pasien dengan keahlian praktis agar dapat mandiri secara ekonomi setelah menyelesaikan masa rehabilitasi.
Pengurus Rumah Rehab Merah Putih Mojokerto menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pemulihan fisik dan mental, tetapi juga membangun mental produktif dan rasa tanggung jawab bagi para pasien.
Dengan adanya keterampilan yang dimiliki, diharapkan para pasien tidak kembali mengulangi perbuatan yang melanggar hukum setelah keluar dari rumah rehabilitasi. Selain menjadi sarana terapi, kegiatan bercocok tanam dan budidaya lele ini juga melatih kesabaran, kedisiplinan, serta kerja sama antarpasien.
Hasil dari kegiatan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.
Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri, serta menekan angka residivisme melalui pendekatan pembinaan yang berkelanjutan dan berbasis keterampilan.
“Program ini kami jalankan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Kami ingin pasien rehab tidak hanya sembuh, tetapi juga memiliki bekal keterampilan hidup. Dengan menanam sayur dan budidaya ikan lele, mereka belajar bekerja, bertanggung jawab, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik setelah keluar dari sini,” ungkap salah satu pengurus. Selasa (27/01).
Ia menambahkan bahwa pendekatan keterampilan ini menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah pasien kembali terjerumus pada perbuatan melawan hukum. (red)