Malang, Lintas Surabaya – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis pendidikan kembali mendapat sorotan nasional. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, dalam kegiatan sosialisasi kebijakan pangan dan Program MBG di SMK NU Sunan Ampel Kabupaten Malang, Selasa (24/2).
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan secara khusus mengapresiasi sekaligus meresmikan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang diinisiasi Pemprov Jawa Timur dan telah diterapkan dengan baik di sekolah tersebut.
Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran, keterampilan, serta praktik langsung ketahanan pangan di lingkungan sekolah.
Di hadapan para siswa dan guru, Menko Pangan memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan distribusi pangan, serta memperkuat ekosistem pangan berkelanjutan melalui Program MBG.
Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung kemandirian pangan nasional.
Sementara itu, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir siswa agar lebih peduli terhadap isu ketahanan pangan. Melalui Program SIKAP, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang praktik nyata dalam membangun kemandirian dan inovasi di bidang pangan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan tenaga pendidik. Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dimulai dari bangku sekolah. (red)