Surabaya, Lintas Surabaya – Paguyuban Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri Surabaya 1–9 (PASMANBAYA 1–9) Menggelar Deklarasi Kepengurusan di bawah kepemimpinan Ir. Eddy Surohadi secara resmi dinyatakan sah secara hukum setelah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU).Senin(9/3/26)
Pengesahan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0058116.AH.01.15.Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Paguyuban Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri Surabaya 1–9 (PASMANBAYA 1–9).
Dengan terbitnya keputusan tersebut, keberadaan organisasi PASMANBAYA 1–9 kini memiliki legalitas resmi sebagai badan perkumpulan yang diakui oleh negara. Hal ini sekaligus menandai dimulainya kepengurusan resmi PASMANBAYA 1–9 yang dipimpin oleh Ir. Eddy Surohadi.
Kepengurusan PASMANBAYA 1–9 diharapkan dapat menjadi wadah yang kuat untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni SMA Negeri Surabaya 1 hingga SMA Negeri Surabaya 9, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan legalitas yang telah diperoleh, PASMANBAYA 1–9 berkomitmen menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kontribusi positif bagi para alumni, almamater, serta masyarakat luas.
Pada kesempatan yang sama Paguyuban SMA Negeri se-Surabaya (Pasmanbaya) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat dengan menyelenggarakan Seminar Sosialisasi Sosial Pasmanbaya ke-3 yang mengusung tema “Peran Alumni dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Kemanusiaan di Lingkungan Masyarakat.”
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan DPRD Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara komunitas alumni dan pemerintah dalam memberikan edukasi serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Pasmanbaya Surabaya,Ir. Eddy Surohadi, SE, MH, menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini merupakan program berkelanjutan yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Melalui forum ini, Pasmanbaya ingin memastikan bahwa keberadaan paguyuban alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Kami ingin paguyuban ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan baik dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Dalam seminar-seminar yang telah kami selenggarakan, kami menghadirkan para ahli di berbagai bidang agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih luas dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Eddy Surohadi.
Ia menjelaskan bahwa berbagai topik telah diangkat dalam seminar sebelumnya, mulai dari **bidang keagamaan, kesehatan, kesehatan kulit, kesehatan gigi, olahraga, hingga isu-isu sosial lainnya.Pada kegiatan kali ini,Pasmanbaya juga menghadirkan pembahasan terkait keimigrasian serta administrasi hukum umum (AHU) agar masyarakat semakin memahami berbagai aspek layanan publik yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat terhadap berbagai bidang tersebut, diharapkan kesadaran sosial juga semakin tumbuh.
“Ketika masyarakat memahami banyak hal—baik kesehatan, hukum, maupun pelayanan publik—maka mereka akan semakin sadar dan peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya,” tambahnya.
Eddy juga menegaskan bahwa Pasmanbaya berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program sosial dan edukasi seperti ini di masa mendatang. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan mendapat dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
Sementara itu,Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Freddy Purnama, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pasmanbaya dalam menggerakkan kegiatan sosial yang melibatkan para alumni SMA Negeri di Surabaya. Menurutnya, kolaborasi antara pemerint. (red)