Langkah Baru Disdik Jatim, Siswa SMK Maritim Dapat Kurikulum Bela Negara
Lamongan, Lintas Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi menjalin kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam rangka penguatan kurikulum bela negara di SMK Maritim Lamongan. Kerja sama tersebut disahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Kolaborasi antara dunia pendidikan dan militer ini bertujuan untuk menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi keahlian, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang kuat, disiplin, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi.
Menurut Aries Agung Paewai, penguatan kurikulum bela negara menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air kepada para siswa sejak dini,” ujarnya.
Penerapan kurikulum bela negara di lingkungan SMK Maritim Lamongan juga diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI AL ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di sekolah, khususnya pada satuan pendidikan berbasis kemaritiman yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sektor maritim nasional.
Dengan adanya program ini, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten di bidangnya, tetapi juga menjadi generasi muda yang berjiwa patriot, berintegritas, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa (red)