Terbongkar Dugaan Perselingkuhan, Tersiar Kabar AW dan K Akan Jebak Wartawan

0
Surabaya, Lintas Surabaya v— Dugaan praktik perselingkuhan di tubuh salah satu Perusahaan Daerah (Perusda) di Surabaya mulai mencuat ke ruang publik. Seorang pejabat manajerial berinisial AW diduga menjalin hubungan terlarang dengan seorang staf perempuan di lingkungan perusahaan tersebut. Kamis,29 Januari 2026.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan hubungan tersebut menguat setelah perempuan yang disebut-sebut memiliki kedekatan khusus dengan AW diketahui menerima sebuah unit mobil merek Honda dengan nomor polisi berawalan AE. Fakta ini menjadi sorotan karena dinilai tidak wajar dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan di lingkungan kerja.

 

Alih-alih memberikan klarifikasi secara terbuka, AW justru dikabarkan meminta bantuan kepada seseorang berinisial K, yang diketahui pernah menjadi bagian dari tim humas perusahaan tersebut. Namun langkah yang diambil K justru menuai kontroversi.

 

Berdasarkan penelusuran, K diduga menghubungi sejumlah awak media serta pihak kepolisian dan kejaksaan dengan tujuan melakukan skenario operasi tangkap tangan (OTT) terhadap wartawan yang telah menulis berita terkait dengan AW, dengan dalih adanya dugaan pemerasan terhadap AW. Tentu hal ini memicu emosi awak.media yang telah menulis berita sebelumnya. K lupa bahwa media mempunyai hak untuk mengembangkan bisnisnya dengan peningkatan pemasangan iklan pada perusahaan media yang di jadikan tempat bekerja wartawan tersebut.

 

“Wartawan saya mau di jebak infonya oleh K, ok tidak apa apa saya akan melaporkan hal ini kepada lembaga terkait.” Beber salah seorang pimpinan media yang merasa tidak suka dengan siasat AW dan K.

 

“Sebenarnya media yang mengunggah adanya dugaan perselingkuhan tersebut  tidak asal.tuding, kami juga sudah melakukan kode etik jurnalistik secara benar dan tidak menyebutkan nama perusahaan secara fulgar dan kami tidak menyebutkan AW secara lengkap dan gamblang. Artinya kami masih menghormati privasi AW dan Marwah perusahaan tersebut. Tetapi kalau dia memiliki rencana busuk seperti ini ya sudah, kami juga punya aturan yang akan kami berlakukan untuk AW dan antek anteknya.” Imbuhnya.

 

Rencana tersebut diduga disusun setelah AW ketika mengakui perbuatannya kepada K. Upaya tersebut disebut-sebut gagal setelah diketahui bahwa salah satu wartawan yang diminta menghubungi pihak media justru berkomunikasi dengan jurnalis yang telah lebih dulu memberitakan dugaan perselingkuhan tersebut. Informasi ini memicu kritik keras dari kalangan pers, karena dinilai sebagai bentuk upaya menjebak dan mengkriminalisasi kerja jurnalistik.

 

Sejumlah pihak menilai, rangkaian peristiwa ini semakin memperlihatkan persoalan serius pada aspek integritas dan etika kepemimpinan di lingkungan Perusahaan Daerah. Apalagi, posisi manajer dinilai strategis dalam menjaga profesionalitas dan kualitas pelayanan publik.

 

Tak berhenti pada satu nama, dugaan pelanggaran etik ini disebut meluas. Beberapa pejabat lain dengan inisial AN serta MS lainnya juga dikabarkan diduga melakukan praktik serupa. Bahkan, AN dan empat orang temannya disebut-sebut sempat berupaya meminta kepada seorang awak media untuk menghentikan pemberitaan terkait dugaan perselingkuhan AW.

 

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Kota Surabaya diharapkan segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah persoalan ini berkembang menjadi krisis kepercayaan publik terhadap Perusahaan Daerah tersebut. Upaya penegakan etika dan transparansi dinilai penting agar Perusda tetap fokus pada tugas utamanya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Beberapa awak media yang merasa akan di jebak oleh AW dan K telah melaporkan kepada lembaga pers yang ada di Surabaya agar para pelaku zina di perusahaan tersebut harus benar benar di berikan sanksi tegas dan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. (Red)
Leave A Reply

Your email address will not be published.