JAPAI Soroti Dugaan Perselingkuhan dan Korupsi di PDAM Surabaya, Desak Audit dan Restrukturisasi Manajemen

0
Surabaya, Lintas Surabaya – Jaringan Pemuda Aktivis Independen (JAPAI) menggelar aksi unjuk rasa dengan isu yang berbeda dari biasanya, pada hari ini. Jika sebelumnya JAPAI kerap menyoroti dugaan penyelewengan anggaran di sejumlah instansi pemerintah, kali ini mereka mengangkat dugaan praktik perselingkuhan yang disebut-sebut berdampak pada tindak korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya. Kamis, 12 Februari 2026.

 

Dalam orasinya, JAPAI menilai PDAM sebagai perusahaan daerah milik warga Surabaya seharusnya berfokus pada pelayanan publik, bukan justru tercoreng oleh persoalan moral oknum pejabat internal. Koordinator aksi, Soleh, menegaskan bahwa PDAM wajib memberikan pelayanan dan kualitas air terbaik bagi masyarakat.

 

“PDAM ini adalah perusahaan daerah milik rakyat Surabaya, bukan ajang wedokan. Rakyat Surabaya berhak mendapatkan pelayanan air yang berkualitas dan profesional,” tegas Soleh di hadapan massa aksi.

 

JAPAI mendesak manajemen PDAM untuk segera melakukan pembenahan, khususnya terkait perhitungan dan transparansi tagihan pelanggan yang dinilai masih bermasalah. Selain itu, mereka meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap salah satu manajer senior berinisial AW, yang diduga terlibat praktik korupsi dan perselingkuhan.

 

JAPAI menduga hasil dari praktik tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk hubungan tidak etis dengan sesama pegawai di lingkungan perusahaan.

 

Tidak hanya itu, JAPAI juga menuntut direksi PDAM Surabaya agar melakukan restrukturisasi manajemen, khususnya pada level manajer yang dinilai terlalu gemuk dan tidak efisien. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan kinerja dan integritas perusahaan daerah.

 

Dalam tuntutannya, JAPAI secara tegas meminta agar pegawai yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, pelanggaran asusila, maupun penyalahgunaan narkoba, diberikan sanksi tegas hingga pemecatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen dan direksi PDAM Surabaya belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dan tudingan yang disampaikan JAPAI. Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna mendapatkan klarifikasi dan memastikan pemberitaan yang berimbang. (Red)
Leave A Reply

Your email address will not be published.