Bandara Juanda Siap Layani Lonjakan Penumpang Lebaran 2026
Sidoarjo, Lintas Surabaya – Bandara Internasional Juanda menggelar apel pembukaan Posko Siaga Idul Fitri 1447 H pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan ini menandai kesiapan seluruh stakeholder bandara dalam menghadapi lonjakan penumpang selama masa mudik Lebaran dan libur panjang.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan bahwa apel pembukaan posko berjalan dengan aman dan lancar. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat telah siap memberikan pelayanan maksimal kepada para pengguna jasa transportasi udara.
“Alhamdulillah pagi hari ini kita sudah melaksanakan apel pembukaan posko Lebaran 2026 dengan aman dan lancar. Semua stakeholder di Bandara Juanda sudah siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun libur panjang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama periode angkutan Lebaran tahun ini tercatat 136 pengajuan extra flight, yang terdiri dari 133 penerbangan domestik dan 3 penerbangan internasional.
Dari sisi pergerakan penumpang, diperkirakan terjadi peningkatan sekitar 0,14 persen dibandingkan tahun lalu, sementara pergerakan pesawat meningkat sekitar 2 persen. Adapun jumlah kargo diprediksi mengalami pertumbuhan hingga 8 persen.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang yang dilayani mencapai sekitar 50 ribu orang dalam satu hari.
Untuk rute penerbangan, tujuan domestik paling dominan adalah Jakarta (Cengkareng), sedangkan untuk rute internasional terbanyak menuju Singapura dan Malaysia.
Guna mengantisipasi kepadatan, pihak bandara telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung mulai dari check-in counter, ruang tunggu, hingga fasilitas toilet. Selain itu, pengelola bandara juga menerapkan alur lalu lintas baru di area drop-off Terminal 1A untuk mengurai potensi kemacetan kendaraan saat masa puncak arus mudik.

Pelayanan penerbangan di Bandara Juanda sendiri tetap berlangsung selama 24 jam guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Terkait kondisi cuaca, pihak bandara terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingat saat ini masih memasuki musim hujan dengan potensi hujan sedang hingga tinggi pada sore hari.
Sementara itu, untuk pasokan avtur di Bandara Juanda dipastikan masih normal dan stabil, sehingga tidak berdampak pada operasional penerbangan.
Bahkan adanya relaksasi biaya dari pengelola bandara memberikan diskon hingga 50 persen pada beberapa komponen layanan, yang diperkirakan dapat menekan harga tiket pesawat hingga sekitar 20 persen.
Di sisi lain, aktivitas penerbangan umroh dari Juanda menuju Madinah juga dipastikan tetap berjalan normal tanpa adanya pengurangan jadwal.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pengelola Bandara Juanda optimistis dapat memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026. (S nto)