Gas 3 Kg Langka di Tuban, Warga Dipaksa Belanja 50 Ribu Demi Dapat Elpiji

0
Tuban, Lintas Surabay – Masyarakat Desa Tingkis, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, justru dihadapkan pada persoalan serius: kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram yang kian mencekik.

 

Sejak beberapa hari sebelum Lebaran hingga Rabu (25/3/2026), warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Kalaupun tersedia, harga jualnya melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), bahkan mencapai Rp30.000 per tabung.

 

Kondisi ini membuat masyarakat kecil semakin tertekan, mengingat elpiji 3 kg merupakan kebutuhan pokok untuk memasak sehari-hari, terlebih di momen Lebaran.

 

“Susah sekali cari gas 3 kilo di sini. Kalau pun ada, harganya sampai Rp30.000,” keluh salah satu warga Desa Tingkis.

 

Ironisnya, praktik penjualan yang dinilai tidak wajar juga terjadi di tingkat pengecer. Warga menyebut ada warung yang masih memiliki stok elpiji, namun dengan syarat tertentu.

 

“Ada warung yang masih punya, tapi harus belanja dulu sampai Rp50.000 baru bisa dapat gas,” ungkap warga lainnya.

 

Situasi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan dan penertiban distribusi elpiji bersubsidi agar tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan.

 

Kelangkaan dan lonjakan harga ini dinilai mencederai tujuan subsidi yang seharusnya meringankan beban masyarakat kecil, bukan justru menjadi ajang permainan segelintir pihak.

 

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang setiap momen hari besar, sementara masyarakat kecil selalu menjadi pihak yang paling dirugikan. (red)
Leave A Reply

Your email address will not be published.