PDAM Surabaya Respons Cepat Aduan Warga, JAPAI Apresiasi Perbaikan Layanan

0
Surabaya, Lintas Surabaya – Komitmen peningkatan pelayanan kembali ditunjukkan oleh PDAM Surabaya setelah merespons cepat keluhan masyarakat dan buruknya management yang disampaikan oleh Jaringan Pemuda dan Aktivis Indonesia (JAPAI).

 

Ketua Umum JAPAI, MH Soleh, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas langkah sigap PDAM dalam menangani permasalahan pelanggan, salah satunya terkait meter air dan lonjakan tagihan.

 

“Alhamdulillah, kali ini PDAM Surabaya merespon dengan cepat permasalahan yang kami sampaikan. Bahkan urusan meter pelanggan ditangani dengan terbuka. Mereka juga berkomitmen melakukan perubahan manajemen yang lebih baik demi pelanggan,” ujarnya.

 

Dari pihak PDAM, Manajer Tata Usaha dan Humas, Adilun, menegaskan bahwa keluhan masyarakat selama ini umumnya berkaitan dengan sulitnya akses pelaporan dan tingginya tagihan air. Menurutnya, kondisi ini menjadi momentum untuk meningkatkan edukasi dan transparansi layanan kepada pelanggan.

 

Ia menjelaskan bahwa PDAM telah membuka berbagai kanal pengaduan, termasuk melalui aplikasi digital CIS, yang memungkinkan setiap laporan pelanggan dapat terpantau secara sistematis hingga ke tingkat pimpinan.

 

“Kalau ada komplain yang berulang tapi tidak tertangani, sistem kami akan mendeteksi. Pimpinan pasti melihat dan akan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

 

 

Dalam kasus yang dialami oleh MH Soleh, ditemukan adanya kerusakan pada meter air yang menyebabkan kesalahan kalibrasi sehingga tagihan membengkak. PDAM memastikan akan melakukan uji ulang serta perhitungan ulang agar pelanggan tidak dirugikan.

 

“Jika memang terjadi error, akan ada mekanisme pengurangan atau akumulasi ke tagihan bulan berikutnya. Jadi pelanggan tidak perlu khawatir, pasti kami bertanggung jawab,” tambahnya.

 

 

Selain itu, PDAM juga mengingatkan kemungkinan adanya kebocoran kecil pada instalasi pelanggan yang dapat mempengaruhi pembacaan meter. Untuk itu, pelanggan diminta melakukan pengecekan mandiri, terutama saat tekanan air tinggi.

 

Menutup pernyataannya, Adilun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap permasalahan yang dialami.

 

“Ini era keterbukaan. Kalau merasa dirugikan, segera lapor. PDAM ini milik kita bersama, harus kita jaga agar pelayanan bisa terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.

 

Respons cepat ini diharapkan menjadi langkah awal perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan air bersih di Kota Surabaya serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDAM. (S nto)
Leave A Reply

Your email address will not be published.