SIDOARJO, LINTASSURABAYA.COM – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program Iconnectivity for Green, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penguatan pengelolaan sampah organik serta peningkatan efisiensi penggunaan energi di Desa Kepatihan, Kabupaten Sidoarjo.
Program tersebut diwujudkan melalui penyerahan 3 unit tong komposter organik kepada Pemerintah Desa Kepatihan serta penyaluran 50 unit lampu LED hemat energi kepada masyarakat. Kedua inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya PLN Icon Plus dalam mendorong penerapan praktik ramah lingkungan yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengelolaan sampah organik menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan program. Melalui pemanfaatan tong komposter, masyarakat diharapkan dapat mengolah sampah organik menjadi kompos yang memiliki nilai guna. Upaya tersebut sekaligus mendukung pengurangan volume sampah organik yang berpotensi berakhir di tempat pemrosesan akhir.
Selain pengelolaan sampah, program ini juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya efisiensi energi. Penyaluran lampu LED hemat energi diharapkan dapat memperkenalkan penggunaan perangkat penerangan yang lebih efisien di lingkungan rumah tangga serta mendukung pengelolaan konsumsi energi secara lebih bijak.
Direktur Utama PT PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa pelaksanaan program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Melalui Iconnectivity for Green, PLN Icon Plus mendorong penerapan solusi yang dapat dilakukan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan sampah organik dan penggunaan energi secara efisien merupakan langkah yang saling melengkapi dalam membangun kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Chipta Perdana.
Program Iconnectivity for Green mengintegrasikan dua isu lingkungan yang saling berkaitan, yaitu pengurangan timbulan sampah dan efisiensi energi. Pengolahan sampah organik melalui proses komposting membuka peluang pemanfaatan kembali material organik, sementara penggunaan teknologi penerangan yang lebih efisien dapat mendukung pengelolaan konsumsi energi di tingkat rumah tangga.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rizky Ardiana Bayuwerty, menjelaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan manfaat program.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan melalui program Iconnectivity for Green dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan. PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat sosial dan lingkungan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati,” kata Rizky Ardiana Bayuwerty.
Melalui pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur mendorong agar bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti sebagai bentuk dukungan fasilitas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan kebiasaan ramah lingkungan di tingkat masyarakat.
Keberadaan tong komposter organik dan lampu LED hemat energi di Desa Kepatihan diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan upaya pengurangan sampah dan efisiensi energi, program Iconnectivity for Green menjadi bagian dari komitmen TJSL PLN Icon Plus dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. (red)








