SURABAYA, LINTASSURABAYA.COM – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) resmi meluluskan 1.059 wisudawan dari jenjang diploma hingga doktor dalam wisuda penuh khidmat di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (06/09). Acara dipimpin langsung oleh Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, SH, MH, serta dihadiri jajaran pimpinan yayasan, civitas akademika, tokoh nasional, dan mitra industri sebagai persiapan mencetak SDM unggul menghadapi bonus demografi.
Ketik
Para wisudawan ini berasal dari delapan fakultas di kampus berjuluk Kampus Pahlawan tersebut, yakni Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Fakultas Teknologi Pangan dan Perikanan (FTPP), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Hukum (FH), serta Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes). Seluruh lulusan diproyeksikan siap mempraktikkan keahlian profesionalnya di tengah lapangan pekerjaan dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor yang akrab disapa Iyat ini menekankan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah hanyalah sebagian kecil dari kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya. Ia mendorong para wisudawan untuk terus menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik S2 maupun S3, terutama dengan tersedianya fasilitas program pascasarjana di Unitomo.
“Ilmu di kampus hanyalah sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk eksis di masyarakat. Teruslah belajar selama hayat dikandung badan. Bagi lulusan S1 silakan lanjut S2, dan yang S2 lanjut ke S3. Di Unitomo sudah tersedia, jadi tidak perlu jauh-jauh,” ujar Guru Besar Bidang Hukum Tata Negara tersebut.
Pesan senada disampaikan Kepala L2Dikti Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM. Ia mengapresiasi komitmen Unitomo dalam meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mengingatkan lulusan agar tidak sekadar berorientasi menjadi pegawai.
“Jangan batasi diri hanya mencari kerja. Saya berharap lulusan ini mampu mencetak lapangan kerja baru, apalagi sekarang didukung kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat,” kata Dyah.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Jendral Kemendiktisaintek RI, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D., yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap kualitas lulusan. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjaga standar mutu di era kompetisi global.
“Perguruan tinggi harus terus berinovasi dalam memperkuat kelembagaan agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Kami mengapresiasi Unitomo yang tetap konsisten menjaga mutu pendidikan tinggi sehingga lulusannya siap berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional di era transformasi digital ini,” tegas Prof. Najib.
Tantangan Bonus Demografi
Siti Marwiyah menjelaskan bahwa lulusan tahun ini berada dalam momentum sejarah bonus demografi Indonesia. Mengacu pada data BPS 2025, usia produktif Indonesia mencapai 199 juta jiwa. Menurutnya, kondisi ini merupakan peluang sekaligus ancaman jika tidak dikelola dengan tepat, terutama saat negara lain menghadapi fenomena aging population (penuaan penduduk).
“Jika bonus demografi adalah peluang bangsa, maka Unitomo adalah salah satu ibu yang melahirkan masa depan itu. Bangsa ini membutuhkan orang yang pintar menggunakan peluang dan berani mengambil risiko,” tegasnya.
Komitmen Keterserapan Kerja
Unitomo saat ini memiliki sekitar 7.000 mahasiswa aktif dengan tren pertumbuhan yang positif di tengah penurunan penerimaan mahasiswa nasional. Untuk menjaga relevansi lulusan, pihak kampus telah melakukan langkah strategis seperti penguatan kompetensi berbasis sertifikasi profesi dan sinkronisasi kurikulum dengan isu strategis nasional seperti ketahanan pangan dan transformasi ekonomi.
Berdasarkan data Pusat Karier dan Tracer Study (PKTS) Unitomo, saat ini 87% lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan, bahkan kali ini sekitar 250 calon wisudawan sedang menjalani proses rekrutmen di dua perusahaan mitra besar Unitomo.
Apresiasi dan terimakasih Rektor sampaikan kepada Ir. Ramu Surachman (Dirut PT BAP) dan Gunawan (Owner PT Aspindo Mutual). Namun, Siti Marwiyah menegaskan target yang lebih ambisius ke depan.
“Target kami, mayoritas lulusan Unitomo harus terserap kerja dalam waktu kurang dari satu bulan. Ini adalah komitmen institusi kami,” imbuhnya.
Wisuda kali ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menjadi bagian dari lulusan, di antaranya Anggota Komisi II DPR RI, Dr. Eric Hermawan, Ketua dan Anggota DPRD Kaimana, para perwira TNI/Polri di Fakultas Hukum, para Tenaga Ahli DPR RI di Magister Ilmu Administrasi, serta para birokrat dan profesional lainnya dan juga ada Guru Besar Bahasa Indonesia yang juga menempuh S1 Ilmu Hukum. (Snto)








