SURABAYA, LINTASSURABAYA.COM – Erupsi Anak Gunung Krakatau yang terjadi pada awal September 2026 turut memicu gangguan operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda.
Selain Surabaya, imbas letusan gunung berapi tersebut juga memaksa sejumlah bandara utama melakukan penyesuaian jadwal, di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, hingga Radin Inten II Lampung.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menimbulkan dampak berantai terhadap konektivitas serta rotasi armada pesawat.
“Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda,” ujar Tohir dalam keterangan resminya, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data operasional per pukul 10.35 WIB, terdapat total 36 penerbangan yang terdampak. Rinciannya mencakup 34 penerbangan yang terpaksa dibatalkan (cancel) serta 2 penerbangan dalam status penyesuaian atau standby.
Pembatalan ini melibatkan rute kedatangan maupun keberangkatan yang menghubungkan Surabaya (SUB) dengan wilayah Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta (CGK) dan Halim Perdanakusuma (HLP), serta rute penunjang lainnya seperti Makassar (UPG).
Maskapai yang terdampak meliputi Lion Air, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Pelita Air.
Sebagai bentuk mitigasi dan pelayanan prima, manajemen Bandara Internasional Juanda langsung mengaktifkan pemulihan layanan (service recovery). Penumpang yang penerbangannya mengalami penyesuaian diberikan fasilitas berupa makanan ringan dan minuman di area terminal.
Selain itu, personel gabungan yang terdiri dari Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service dikerahkan untuk bersiaga penuh guna membantu mengarahkan serta memberikan informasi akurat kepada para calon penumpang.
Pihak pengelola mengimbau masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Juanda untuk secara berkala mengecek status penerbangan langsung melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Informasi terkini juga dapat diakses melalui Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.
Bandara Internasional Juanda bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) berkomitmen untuk terus memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna jasa penerbangan. (Snto)





