Bantuan Darurat Pelindo Kirim 70 Truk Air Bersih dan Masker untuk Atasi Krisis Karhutla di Kotim

NEWS4 Views

SURABAYA, LINTASSURABAYA : Kabupaten Kotawaringin Timur tengah berada dalam cengkeraman darurat lingkungan setelah kemarau panjang memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang berujung pada kelangkaan air bersih serta penurunan drastis kualitas udara. Menghadapi situasi kritis tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui TPK Bagendang mengambil langkah taktis dengan menyalurkan 70 truk tangki air bersih serta ribuan masker secara cuma-cuma bagi warga terdampak. Kamis (27/08).

Aksi cepat tanggap ini difokuskan langsung ke kawasan Ring 1 pelabuhan serta wilayah terparah seperti Desa Bagendang Hulu, Sumber Makmur, Bagendang Hilir, dan Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin. Berkolaborasi erat dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dihadirkan untuk memastikan kebutuhan esensial masyarakat tetap terpenuhi di tengah kepungan kabut asap dan kekeringan.

Bantuan air bersih ini diprioritaskan bagi wilayah dengan keterbatasan pasokan terparah, yang meliputi Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber Makmur, Desa Bagendang Hilir, serta Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin Bagendang. Distribusi juga menyasar warga di sekitar lingkungan pelabuhan guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari tetap terjaga.

Untuk mengamankan kualitas air dan efektivitas jangkauan logistik, Pelindo bersinergi

dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotim.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons status

kedaruratan yang mengancam kesehatan masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu,

kami bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk tangki air bersih kepada masyarakat,” kata Akhmad Fajar.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, TPK Bagendang turut membagikan masker kepada pekerja pelabuhan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap akibat Karhutla.

“Pembagian masker difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar

dari potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu

masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang mereka rasakan,” ujarnya.

Sementara itu, langkah taktis ini mendapat apresiasi dari perwakilan Perusahaan Umum

Daerah Air Minum (Perumdam) Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur,

Natalis Daud.

“Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini

sangat krusial untuk mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.

Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, BUMD, otoritas setempat, dan masyarakat ini

menjadi kunci dalam memastikan penanganan krisis berjalan efektif.

Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmen bahwa kehadiran perusahaan tidak sebatas pada operasional kepelabuhanan, melainkan juga harus mampu menjadi jaring pengaman sosial

saat lingkungan sekitar menghadapi krisis. (Snto)