Free Porn
xbporn
BerandaKESEHATANPentingnya pemahaman dan Kesiapan Terhadap Serangan Siber, RSUD Dr.Soetomo Gelar Webinar Hybrid...

Pentingnya pemahaman dan Kesiapan Terhadap Serangan Siber, RSUD Dr.Soetomo Gelar Webinar Hybrid Cyber Crime

Lintas Surabaya, Surabaya – Ancaman Cyber Crime terhadap rumah sakit tidak hanya mengancam kerahasiaan data pasien, tetapi juga dapat mengganggu operasional klinis dan mengancam keselamatan pasien. Dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan, serta kewaspadaan dan Keaamanan, RSUD Dr. Soetomo menggelar Webinar Hybrid Cyber Crime, Selasa (09/07/24).

Acara yang diadakan di ruang Loka Widya Husada RSUD Dr. Soetomo secara hybrid ini, menghadirkan sejumlah pembicara. Diantaranya Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Charles P Tampubolon, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pembangunan Manusia BSSN Agus Prasetyo.Selain itu juga ada Kasi Keamanan Teknologi Informasi DPTSI ITS Hatma Suryotrisongko, Kadis Kominfo Pemprov Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, dan Kepala Instalasi Teknologi Komunikasi & Informasi RSUD dr Soetomo Jemmy Andijaya Soetantio.

Setelah selesai acara, Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof Cita Rosita Sigit Prakoeswa dr SpKK(K), menyampaikan pentingnya pemahaman dan kesiapsiagaan RS terhadap serangan siber.

“Rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan, harus selalu siap menghadapi berbagai jenis ancaman, termasuk ancaman dari dunia maya,” ukap Cita Rosita.

Cita menambahkan, melalui sesi berbagi ini, pihaknya dapat mempelajari pengalaman dan praktik terbaik dari para ahli dan praktisi di bidang keamanan Cyber.

“Serta mendiskusikan langkah-langkah konkret, untuk melindungi data pasien dan menjaga keamanan sistem informasi kesehatan. Dengan demikian, kita dapat membangun lingkungan kesehatan yang lebih aman dan terjamin untuk semua pihak yang terlibat,” imbuhnya

Cita mengatakan, untuk mengatasi ancaman ini, penting bagi rumah sakit di Indonesia untuk memprioritaskan keamanan Cyber Crime dan melindungi data pasien dari ancaman Cyber Crime.

“Sayangnya, masih banyak profesional kesehatan yang tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, untuk mengidentifikasi dan merespons ancaman dunia maya,” terangnya.

Dirut perempuan di RSUD Dr. Soetomo ini juga menuturkan, Kegiatan ini adalah salah satu langkah kami, untuk memastikan bahwa seluruh staf dan mitra kami, memahami risiko ancaman siber dan cara mitigasinya,”pungkasnya. (S nto)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments