Srikandi PLN Icon Plus Luncurkan Komunitas Kelas Koding Inklusif pada Hari Anak Nasional

NEWS50 Views
MALANG, LINTASSURABAYA.COM – Memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional 2026, Srikandi PLN Icon Plus secara resmi memperkenalkan Komunitas Kelas Koding Inklusif di Malang. Inisiatif ini dirancang khusus sebagai wadah belajar jangka panjang yang ditujukan bagi anak, remaja, serta pemuda dengan spektrum autisme yang sebelumnya telah melewati tahap seleksi dan rangkaian pelatihan intensif.
Kehadiran komunitas ini merupakan bentuk keberlanjutan dari program Kelas Koding Inklusif yang digagas oleh PLN Icon Plus berkolaborasi bersama KIDILENT serta Forum Peduli Autisme Jawa Timur. Di dalam komunitas ini, para peserta bisa terus mengasah keterampilan digital, berdiskusi, dan memperdalam ilmu bersama para pendamping, pengajar, serta orang tua. Adapun kurikulum yang diajarkan meliputi dasar-dasar coding, pemanfaatan platform digital, berbagai permainan edukatif, hingga penggunaan aplikasi Scratch.
Dalam kegiatan tersebut, Srikandi PLN Icon Plus juga menyerahkan paket bantuan belajar untuk menunjang kegiatan peserta. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh peserta yang hadir langsung maupun secara daring dari berbagai daerah. Dengan adanya komunitas ini,  peserta diharapkan dapat belajar secara mandiri di masa yang akan datang.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan bahwa pendidikan digital perlu dapat diakses oleh seluruh anak sesuai kebutuhan dan potensinya.
“PLN Icon Plus ingin memastikan transformasi digital juga memberi ruang bagi anak dengan spektrum autisme untuk belajar dan berkembang. Komunitas ini menjadi langkah lanjutan agar proses pembelajaran berlangsung secara konsisten dan memberikan manfaat bagi kesiapan peserta menghadapi dunia digital,” ujar Chipta.
Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, mengatakan bahwa program Bangkit Dari Kode merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk memperluas manfaat konektivitas digital.
“Melalui program Bangkit Dari Kode, kami membuka kesempatan yang setara bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi di bidang teknologi. Komunitas Kelas Koding Inklusif ini akan dikembangkan secara bertahap agar memberikan dampak yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di berbagai daerah,” ujar Joice.
Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur (FPAJT), Margaretha, Ph.D., mengatakan bahwa coding dapat membantu individu autistik mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan terstruktur.
“Melalui Kelas Koding Inklusif, kami ingin membuka kesempatan bagi anak dan orang muda autistik untuk mengenali potensinya, meningkatkan kepercayaan diri, dan berkembang menjadi talenta digital Indonesia,” ujar Margaretha.
Melalui pilar Iconnectivity for Education, PLN Icon Plus terus mendukung pendidikan inklusif melalui program pembelajaran dan literasi digital yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang. (red)