Pelindo dan BNN Jatim Kolaborasi Bentengi Pelajar SMAN 8 Surabaya dari Bahaya Narko

NEWS17 Views
SURABAYA, LINTASSURABAYA.COM – PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) berkolaborasi dengan Pelindo Regional 3 dan BNN Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi anti narkoba bertajuk “Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar” di SMAN 8 Surabaya, Kamis (20/08).
Kegiatan edukatif yang menyasar 100 pelajar ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dengan target total menjangkau 200 siswa di berbagai sekolah.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan kontribusi nyata untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat dan memiliki masa depan yang baik. Melalui edukasi ini, kami ingin para pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya,” kata Widyaswendra.
Menurutnya, upaya pencegahan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Keterlibatan BNN dan sekolah diharapkan membuat edukasi lebih tepat sasaran sekaligus mendorong para siswa menyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan terdekat.
Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jawa Timur, Hari
Prianto, menilai pelajar SMA berada pada fase penting dalam pembentukan karakter, pola pikir, dan pengambilan keputusan. Edukasi sejak dini diperlukan agar mereka mampu mengenali risiko dan tidak mudah terpengaruh untuk mencoba narkoba.
Perkembangan ancaman narkotika juga terus berubah. Karena itu, pelajar perlu memahami tidak hanya jenis narkotika yang telah dikenal, tetapi juga New Psychoactive Substances (NPS) serta berbagai modus baru yang menyasar generasi muda.
“Pencegahan bukan hanya tentang mengetahui bahwa narkoba berbahaya, tetapi juga
membangun ketahanan diri, keberanian untuk mengatakan tidak, serta kemampuan
menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat,” ujar Hari.
BNN juga mengapresiasi keterlibatan Pelindo dalam upaya Pencegahan dan
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sinergi pemerintah, institusi pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dinilai penting untuk
memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda.
Sementara itu, Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan tambahan pengetahuan bagi siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba
dan cara melindungi diri dari berbagai modus yang berkembang.
“Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta cara melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya. Harapannya, mereka memiliki keberanian dan ketegasan untuk mengatakan tidak pada narkoba,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Maria Angel Purne, mengaku memperoleh sejumlah informasi baru yang
membuatnya lebih waspada terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
“Informasi ini sangat penting dan sebelumnya belum banyak kami ketahui. Materinya juga
disampaikan dengan menarik dan mudah dipahami. Kami berharap informasi yang kami
dapatkan bisa diteruskan kepada teman-teman agar semakin banyak pelajar yang
memahami dan terhindar dari bahaya narkoba,” kata Maria.
Melalui program ini, Pelindo bersama BNN Provinsi Jawa Timur berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang
mengajak teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menciptakan
generasi yang sehat dan bebas narkoba. (Snto)