PT Dharma Dwipa Utama Akan Hadirkan Kapal Baru Layani Keperintisan Situbondo – Madura

SURABAYA,lintassurabaya.com – PT. Dharma Dwipa Utama sebagai anak perusahaan PT. Dharma Lautan Utama yang dipercaya mengelolah kapal-kapal penyeberangan khususnya Jangkar Situbondo – Kalianget, Raas, Sapudi Madura mengupdate salah satu armadanya menyesuaikan dengan regulasi pemerintah yang mewajibkan setiap kapal RORO atau Roll On – Roll Of menggunakan mesin ganda guna kepentingan keselamatan pelayaran, dan kelaiklautan kapal.
Regulasi operasional kapal penyeberangan (ferry) di Indonesia diatur secara ketat oleh Kementerian Perhubungan melalui regulasi keselamatan pelayaran dan kelaiklautan. Kapal penyeberangan jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) wajib dilengkapi dengan sekurang-kurangnya (dua) unit mesin penggerak utama (double engine/twin screw).
Aturan ini ditujukan untuk menjamin redundansi. Jika satu mesin mengalami kerusakan di tengah pelayaran, mesin kedua dapat mengambil alih fungsi proporsi untuk menjamin kapal tetap dapat bermanuver dan mencapai pelabuhan terdekat dengan aman.
Direktur Operasional PT. Dharma Lautan Utama (DLU), Rahmatika mengatakan, dulu memang lintasan penyeberangan Jangkar Situbondo – Kalianget Madura awalnya di tahun 90 an beroprasi secara komersial, dan selanjutnya pada tahun 2012 lintasan tersebut beroperasi sebagai trayek keperintisan dengan dua armada kapal, yaitu KMP Wicitra Dharma 1 dan KMP Dharma Kartika yang dioperatori PT. DLU. Namun, pada tahun 2016 pengelolaan diserahkan kepada anak perusahaan PT. Darma Dwipa Utama hingga sekarang.
“Kami sedang persiapan untuk melakukan penggantian salah satu armada kapal KMP Wicitra Dharma 1 dengan yang lebih bagus berfasilitas yang sama dengan kapal-kapal lain milik DLU yang dilengkapi interior berkelas bermesin utama ganda demi keselamatan pelayaran yaitu KMP Dharma Ferry 1,” tutur Rahmatika saat dikonfirmasi Titikomapost. com di dampingi Direktur Utama PT. Dharma Dwipa Utama, Gede Mahartha, Senin (25/5/2026) sore.
Nantinya, Rahmatika menambahkan, KMP. Dharma ferry 1 melengkapi dua kapal bersama KMP. Dharma Kartika yang dioperasikan oleh operator PT. Dharma Dwipa Utama sebagai anak perusahaan PT. Dharma Lautan Utama Group.
“Sekarang ini KMP Dharma Ferry 1 sudah proses sampai ijin operasi, dan nanti diharapkan 1 Juli pada saat perpanjangan kontrak sudah mengunakan kapal yang baru,” imbuh Rahmatika.
Menambahkan, Direktur Utama PT. Dharma Dwipa Utama (DDU) Gede Mahartha mengatakan bahwa kapal yang disediakan sesuai dengan komitmen DLU group, dimana perusahaan tetap memberikan pelayanan yang bagus meskipun itu layanan keperintisan dengan tarif subsidi yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.
“Dharma Lautan group tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam setiap armadanya. Standartnya sama seperti kapal-kapal Dharma Laut group lainya,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Gede, DDU juga menjamin trip pelayaran yang memadahi yang hampir setiap hari ada kapal.
“Tripnya dua hari sekali menuju ke kepulauan ke Raas maupun ke Sapudi, baik dari Kalianget maupun dari Jangkar crossing,” terangnya.
Sedang, untuk momen hari besar seperti Idul Adha dan Idul fitri itu ada penambahan trip sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kalau kebutuhan nya tinggi kita layani dengan skemanya tampa subsidi.
“Yang pasti, tarif subsidi dapat layanannya di atas ekonomi,” pungkasnya.
