Gadget di Sekolah Dibatasi, Disiplin Digital Jadi Sorotan
Kediri, Lintas Surabaya — Dalam rangkaian kunjungannya ke SMAN 1 Kediri, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan peninjauan langsung terhadap proses pembelajaran di sejumlah kelas. Rabu (29/04).
Salah satu fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah penerapan kebijakan pembatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah.
Dari hasil pemantauan, Aries menemukan bahwa masih terdapat siswa yang menggunakan perangkat digital, meskipun dalam konteks mendukung kegiatan belajar.
Temuan ini menjadi perhatian penting untuk memastikan bahwa pemanfaatan teknologi tetap berada pada jalur yang tepat dan benar-benar menunjang proses pembelajaran.
Dengan pendekatan humanis, Aries memberikan arahan kepada para siswa agar selalu bijak dan jujur dalam menggunakan gadget, terutama ketika diberikan izin oleh guru.
Ia menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Penggunaan teknologi di sekolah harus memiliki nilai edukatif. Kejujuran dan kedisiplinan menjadi kunci agar gadget tidak disalahgunakan,” ujarnya di sela kunjungan.
Tak hanya kepada siswa, Aries juga mendorong para tenaga pendidik untuk berperan aktif dalam mengawal disiplin digital di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pengawasan yang konsisten serta pendekatan yang tepat akan membantu membentuk kebiasaan positif di kalangan peserta didik.
Lebih lanjut,
ia menegaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti penggunaan gadget secara bertanggung jawab dapat menjadi fondasi penting dalam membangun karakter siswa yang berintegritas.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Melalui langkah ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap tercipta ekosistem pendidikan yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan pembentukan nilai-nilai karakter, demi masa depan pendidikan yang berkelanjutan. (red)