Jelang 1 Muharram, Arif Tiasa Ajak Warga Surabaya Perkuat Solidaritas Sosial

SURABAYA, LINTAS SURABAYA.COM – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mulai terasa di kalangan masyarakat. Arif Tiasa, Ketua Komunitas Selatan Keras, menekankan bahwa momentum 1 Muharram bukan sekadar penanda waktu, melainkan panggilan untuk memperkuat kepedulian sosial melalui aksi nyata bagi sesama.
Pria yang akrab disapa Arif ini melihat pergantian tahun Hijriah sebagai refleksi perjuangan hijrah Nabi Muhammad SAW. Baginya, semangat hijrah harus diaktualisasikan dalam kehidupan modern dengan meningkatkan kontribusi sosial di lingkungan sekitar.
“Menyambut tahun baru ini, kami ingin membawa semangat yang lebih humanis. Fokus utamanya adalah berbagi,” ungkap Arif saat ditemui di Surabaya, Kamis (11/6/2026).
Sebagai bentuk nyata perayaan tersebut, Arif tengah menggerakkan serangkaian aksi sosial yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Fokus utamanya mencakup tiga bidang:
Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga yang membutuhkan.
Santunan Anak Yatim sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Khitanan Massal sebagai layanan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu.
Arif, yang merupakan putra daerah asal Ponorogo, memiliki pandangan kuat bahwa tradisi budaya Jawa dan nilai-nilai Islam dapat berjalan beriringan.
Ia menganggap tradisi Bulan Suro yang kental di tanah Jawa merupakan wadah terbaik untuk memupuk semangat gotong royong yang kini mulai terkikis oleh zaman.
“Tradisi leluhur kita selalu mengajarkan harmoni. Jika nilai-nilai ini digabungkan dengan semangat berbagi di tahun baru Islam, dampaknya akan sangat luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui gerakan yang ia pimpin, Arif berharap masyarakat tidak hanya merayakan tahun baru dengan seremonial, tetapi juga dengan tindakan nyata yang membawa manfaat langsung bagi orang banyak.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai titik balik untuk membangun kehidupan yang lebih rukun, peduli, dan sejahtera.
“Harapan saya sederhana, semoga 1 Muharram ini menjadi pintu pembuka keberkahan bagi kita semua, terutama untuk kemajuan dan ketenangan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya. (Snto)
