Sinergi TNI-Polri di Gresik, Donor Darah Bersama Sambut HUT Bhayangkara ke-80

GRESIK, LINTASSURABAYA.COM -Sinergitas antara Polres Gresik dan Kodim 0817/Gresik kembali diperlihatkan melalui aksi kemanusiaan yang konkret. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran aparat keamanan ini menggelar kegiatan donor darah massal yang dipusatkan di Aula Wicaksana Laghawa Polres Gresik pada Rabu (10/6/2026).
Langkah kolaboratif yang menggandeng PMI Kabupaten Gresik ini tidak hanya menjadi simbol perayaan hari jadi kepolisian, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap ketersediaan stok darah bagi masyarakat luas. Kehadiran personel dari dua institusi berbeda ini menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri di Kabupaten Gresik bukan sekadar urusan menjaga keamanan, melainkan juga berdedikasi penuh dalam misi sosial kemanusiaan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution hadir langsung didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik untuk memantau jalannya kegiatan.
Tak hanya diikuti personel Polres Gresik, puluhan anggota TNI dari Kodim 0817/Gresik juga tampak antusias mengikuti donor darah. Kebersamaan aparat TNI dan Polri tersebut menjadi pemandangan yang mencerminkan soliditas dalam menjalankan tugas negara maupun aksi sosial kemasyarakatan.
Sebelum melakukan donor darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh tim medis PMI. Tahapan pemeriksaan meliputi pendaftaran, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin (HB), hingga proses pengambilan darah bagi peserta yang dinyatakan memenuhi syarat.
Kapolres Gresik menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial menyambut HUT Bhayangkara, namun juga bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan stok darah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu sesama sekaligus memperkuat sinergitas bersama TNI. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa TNI-Polri tidak hanya solid dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 73 peserta berhasil mendonorkan darahnya setelah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan.
Sementara peserta lainnya belum dapat melakukan donor darah karena sejumlah faktor medis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kantong darah yang berhasil terkumpul selanjutnya diserahkan kepada PMI Kabupaten Gresik untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik. (Snto)
