Wujud Nyata TJSL, Bandara Juanda Berdayakan Komunitas Seni Lokal

IMG-20260611-WA0152
SIDOARJO, LINTASSURABAYA.COM -Sebagai bagian dari program Injourney Airports Community Upskilling for Aviation, Bandara Juanda menyalurkan bantuan modal dan ruang pamer kepada komunitas seni lokal. Langkah strategis yang menyasar Sembrani Art Community serta Batik Lintang Sari Kenongo ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung ekonomi kreatif masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Bantuan ini diberikan langsung secara simbolis oleh General Manager Bandara Juanda kepada Pimpinan Sembrani Art Community dan Batik Lintang Sari Kenongo pada Kamis (11/06) di Terminal 1 Bandara Juanda.
Program tersebut merupakan salah satu program Injourney Airports Community Upskilling for Aviation yang juga dilakukan disemua bandara di bawah naungan Injourney Airports.
“Melalui program ini kami menunjukkan dukungan dengan memberikan bantuan kepada pelaku seni di wilayah sekitar Bandara Juanda.” Ujar Muhammad Tohir selaku General Manager Bandara Juanda.
Tohir menambahkan para pelaku seni yang mendapatkan bantuan juga akan diberikan ruang untuk menampilkan karya seni mereka di Terminal 1 Bandara Juanda di bulan Juni ini.
Sebagai pintu gerbang Jawa Timur, Bandara Juanda tak hanya tempat untuk naik turun penumpang dan pesawat, namun juga tempat untuk menunjukkan identitas daerah serta memberikan pengalaman perjalanan yang berkarakter, serta berkesan baik untuk pengguna jasa bandara.
Budaya daerah adalah aset berharga yang harus terus dijaga, dikenalkan dan diwariskan kepada generasi mendatang karena budaya daerah adalah identitas dan ciri khas daerah.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi bantuan dan perhatiannya kepada pekerja seni daerah yang diberikan oleh pihak Bandara Juanda. Semoga kedepannya bantuan ini akan terus berlanjut.” Ungkap Rizky Hari Pangayom selaku Ketua Sembrani Art Community.
PT Angkasa Pura Indonesia senantiasa berusaha untuk berkomitmen memberikan dampak positif untuk masyarakat sekitar bandara serta menerapkan beberapa program TJSL yang bersifat berkelanjutan. (Snto)

About The Author