Srikandi PLN Jatim, Perempuan Kuat Penggerak Perubahan

0
Surabaya, Lintas Surabaya — Semangat emansipasi yang diwariskan Kartini terus digaungkan di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur. Melalui kegiatan “Inspiring Srikandi: _Strong Women, Stronger World_”, PLN UID Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak organisasi dan agen perubahan dalam tugasnya menerangi negeri, Selasa (28/4).

 

Kegiatan yang digelar di Kantor PLN UID Jawa Timur ini menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, serta psikolog Samanta Elsener, dan diikuti lebih dari 462 Srikandi PLN, Persatuan Istri Karyawan dan Tenaga Alih Daya Perempuan dari seluruh wilayah Jawa Timur.

 

General Manager PLN UID Jawa Timur menyampaikan bahwa momentum ini menjadi refleksi nyata nilai-nilai Kartini di dunia kerja modern. Perempuan, menurutnya, kini tidak hanya hadir sebagai pendukung, tetapi sebagai motor penggerak organisasi yang berkontribusi langsung terhadap kemajuan perusahaan. “Perempuan di PLN bukan sekadar pelengkap, tetapi sebagai inovator, pemimpin, dan penjaga nilai perusahaan,” ujarnya.

 

Kontribusi tersebut tercermin dari meningkatnya keterlibatan perempuan dalam struktur organisasi. Saat ini, sekitar 26 persen pegawai PLN UID Jawa Timur adalah perempuan, dengan 222 di antaranya telah menempati posisi strategis. Hal ini menunjukkan semakin terbukanya ruang kepemimpinan perempuan di lingkungan kerja yang inklusif.

 

Dalam kesempatan tersebut, Arumi Bachsin Emil Dardak menegaskan pentingnya melanjutkan semangat Kartini melalui pemberdayaan perempuan di berbagai sektor. “Perempuan bukan hanya penerus nilai, tetapi juga penggerak perubahan. Ketika perempuan diberdayakan baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun peran sosial maka dampaknya akan sangat besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa dengan jumlah populasi perempuan yang besar di Jawa Timur, penguatan kapasitas perempuan menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Samanta Elsener menyoroti pentingnya ketahanan mental dalam menghadapi berbagai peran yang dijalankan perempuan saat ini. “Perempuan hari ini menghadapi ekspektasi yang sangat tinggi di banyak aspek kehidupan. Karena itu, penting untuk membangun kepercayaan diri, mengelola emosi dengan baik, serta memahami bahwa kita tidak harus sempurna dalam segala hal. Kesehatan mental adalah fondasi agar perempuan bisa tetap berdaya dan berdampak,” jelasnya.

 

Melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan gerakan sosial Srikandi, PLN UID Jawa Timur terus mendorong perempuan untuk tidak hanya berkembang secara profesional, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 

Mengusung tema Strong Women, Stronger World, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga hari ini bahwa perempuan yang kuat akan melahirkan organisasi yang kuat, dan pada akhirnya membangun dunia yang lebih baik. (red)
Leave A Reply

Your email address will not be published.